FinansialHiburanKreasi

Keren! Karya Ilustrator Asal Purwokerto Ini Tampil di Instagram FIFA

  • Duniakreasi.id – Pada awal Januari 2025, akun resmi Instagram FIFA — FIFA World Cup — mengunggah sebuah ilustrasi yang menampilkan ikon kota Purwokerto: menara Menara Teratai dan latar Gunung Slamet.
  • Ilustrasi itu dibuat oleh Anas Fikri Abdul Aziz (29), seorang desainer grafis asli Purwokerto, Kabupaten Banyumas.
  • Unggahan tersebut langsung viral — hingga diklik “like” ratusan ribu kali dan mendapat ribuan komentar serta ratusan kali dibagikan ulang oleh netizen.

🎨 Siapa Anas Fikri — Dari Hobi ke Panggung Internasional

🔹 Latar Belakang & Perjalanan Karir

  • Anas lahir di Purwokerto pada 6 Juni 1995. Ia menempuh pendidikan di jurusan Sistem Informasi di STIKOM (saat ini STIMIK) Yos Sudarso Purwokerto.
  • Ia tidak belajar ilustrasi secara formal di kampus — teknik menggambar dan mendesain ia pelajari secara otodidak melalui media daring seperti YouTube.
  • Setelah lulus dan sempat bekerja sebagai admin serta di sebuah rumah sakit, pandemi membuat ia kehilangan pekerjaan tetap. Dari situ, Anas memilih fokus di dunia desain grafis — dan memulai karir freelance sebagai ilustrator/desainer.

🏆 Portofolio Internasional

  • Sebelum karyanya untuk FIFA, Anas sudah malang-melintang sebagai ilustrator untuk klub sepak bola besar: dari tim besar Eropa seperti Juventus, Chelsea FC, hingga klub Premier League Tottenham Hotspur.
  • Ia pernah mendapat kontrak dua musim dengan Tottenham Hotspur — sebuah prestasi besar bagi ilustrator asal Indonesia.

🌍 Makna dari Ilustrasi — Lebih dari Sekadar Gambar

Karya Anas yang diunggah FIFA bukan sekadar estetika digital — ia membawa pesan lebih luas:

  • Mengangkat identitas lokal ke panggung global — dengan menampilkan ikon Purwokerto seperti Menara Teratai dan Gunung Slamet, Anas menyuarakan bahwa kota kecil di Banyumas dapat punya tempat di dunia internasional.
  • Inspirasi bagi kreator dari daerah — karir Anas membuktikan bahwa asal kota di luar pusat besar bukan halangan. Kreativitas dan dedikasi bisa memunculkan peluang besar.
  • Representasi Indonesia di platform global sepakbola — melalui ilustrasi dan identitas lokal, Anas membantu menunjukkan bahwa sepakbola tidak hanya soal tim besar, tapi juga soal keberagaman budaya.

🔧 Proses Kreatif & Detail di Balik Karya

Menurut wawancara:

  • Proyek bersama FIFA diperoleh lewat agensi yang mengelola konten media sosial: pihak agensi mengirim brief, Anas membuat layout, lalu setelah disetujui ia lanjut ke produksi ilustrasi final.
  • Untuk ilustrasi viral itu, Anas menyelesaikannya dalam sekitar tujuh hari, termasuk waktu untuk revisi — khususnya terkait penyisipan ikon lokal yang sempat dipertanyakan.
  • Anas sengaja tidak mengungkap nominal bayaran proyek — alasannya agar karyanya yang dinilai, bukan harga. “Biarin dikenal aja karyanya aja semoga bisa menginspirasi yang lain.” ujar dia.

📈 Dampak & Respons

  • Netizen, terutama warga Purwokerto dan Banyumas, menyambut dengan bangga — banyak komentar positif atas keberhasilan Anas dan kebanggaan bahwa ikon lokal “naik kelas” secara internasional.
  • Di kalangan kreator dan desainer lokal, kisah Anas dipandang sebagai motivasi kuat: bahwa dengan skill, konsistensi, dan kreativitas — peluang di level global terbuka, tanpa harus berasal dari kota besar.
  • Bagi dunia sepakbola digital & desain internasional — pencapaian ini menggarisbawahi pentingnya representasi lokal dan keberagaman dalam konten global.

📝 Kesimpulan

Kisah Anas Fikri menunjukkan bahwa bakat dan kerja keras bisa mengangkat nama daerah kecil ke panggung dunia. Dengan ilustrasinya, Purwokerto mendapat spotlight internasional lewat platform besar seperti FIFA — sebuah bukti bahwa kreativitas tak mengenal batas geografis.

Anas membuktikan: Anda tak harus dari ibu kota besar untuk berkarya dan bersinar. Dari kamar di Purwokerto, karya bisa menjangkau dunia — membawa bangga nama kampung halaman dan membuka jalan bagi kreator lain untuk bermimpi besar.

Jika kamu mau — saya bisa bantu cari 5–10 ilustrasi populer Indonesia dari kreator lokal yang juga tampil di platform global — bisa jadi inspirasi kamu 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *