AlamBantuanNasional

Pertamina Patra Niaga Tambah 6 Mobil Tangki LPG ke Wilayah Bencana Aceh

duniakreasi.id – Pertamina Patra Niaga (PPN) terus memperkuat pasokan energi di wilayah terdampak bencana Aceh. Perusahaan menambah 6 unit mobil tangki LPG (skid tank) dengan kapasitas total 90 metrik ton (MT) guna memastikan distribusi LPG tetap berjalan optimal pasca banjir dan longsor.

Langkah ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan pasokan LPG di tengah keterbatasan akses distribusi darat. Dengan tambahan tersebut, Pertamina Patra Niaga kini mengoperasikan total 30 unit mobil tangki LPG untuk melayani kebutuhan masyarakat Aceh.

Total 30 Mobil Tangki Dikerahkan ke Aceh

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga telah lebih dulu mengerahkan 24 unit mobil tangki LPG dengan total kapasitas 358 MT. Armada tersebut berfungsi untuk memperkuat distribusi LPG ke berbagai kabupaten dan kota di Aceh yang terdampak bencana.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa perusahaan mengerahkan seluruh sumber daya demi menjaga ketahanan energi di wilayah terdampak.

“Pertamina Patra Niaga mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memastikan pasokan LPG di Aceh tetap terpenuhi. Saat ini, total 30 unit mobil tangki LPG kami operasikan untuk memperkuat armada distribusi,” ujar Roberth dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Distribusi LPG Tempuh Jalur Laut

Selain memperkuat armada darat, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan jalur laut sebagai alternatif distribusi. Perusahaan mengirimkan 6 unit mobil truk LPG melalui Pelabuhan Krueng Geukeuh guna menembus keterbatasan akses darat akibat banjir dan longsor.

Melalui jalur laut tersebut, Pertamina Patra Niaga berhasil mengangkut lebih dari 10.000 tabung LPG yang kemudian disalurkan secara bertahap ke wilayah terdampak, menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.

“Per kemarin, enam unit truk LPG kami kirimkan melalui jalur laut. Armada ini memperkuat distribusi yang sebelumnya telah didukung oleh 11 truk LPG di Aceh,” jelas Roberth.

Percepat Pemulihan Pasokan Pasca Bencana

Penambahan armada distribusi ini bertujuan mempercepat pemulihan pasokan energi, terutama di tengah proses penanganan dampak bencana. Pertamina Patra Niaga menilai kecepatan distribusi menjadi faktor krusial agar kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kecil tetap terpenuhi.

“Langkah ini menjadi bentuk percepatan distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi, terutama di masa pemulihan pasca bencana,” tambah Roberth.

Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyaluran LPG berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

Operasi Pasar LPG 3 Kg di Aceh

Selain memperkuat distribusi reguler, Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah telah menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah Provinsi Aceh. Operasi pasar ini berlangsung pada 6–15 Desember 2025.

Selama periode tersebut, perusahaan menyalurkan 14.560 tabung LPG 3 kg yang tersebar di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Operasi pasar ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh LPG dengan harga sesuai ketentuan serta menjaga stabilitas pasokan di tengah keterbatasan distribusi.

Langkah ini juga diharapkan dapat menekan potensi lonjakan harga LPG di tingkat konsumen akibat terganggunya jalur distribusi darat.

Jalur Darat Terputus, Distribusi Dialihkan

Sebagai informasi, pasokan LPG ke Aceh sempat menghadapi tantangan serius setelah jalur darat dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh terputus akibat bencana banjir dan longsor. Kondisi tersebut menghambat mobilitas armada pengangkut LPG.

Untuk menyiasati situasi ini, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan pengiriman melalui kapal Ro-Ro (Roll-on/Roll-off). Moda transportasi ini digunakan untuk mengangkut skid tank LPG dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh.

Pengiriman melalui jalur laut tersebut berfungsi menopang pasokan LPG ke wilayah Pidie Jaya dan Bireuen, dua daerah yang sangat bergantung pada distribusi dari Banda Aceh.

Kapal Ro-Ro Tiba di Banda Aceh

Roberth menjelaskan bahwa pengiriman LPG melalui kapal Ro-Ro telah tiba di Banda Aceh pada Minggu (14/12/2025). Meskipun distribusi masih berlangsung secara bertahap, langkah ini menjadi solusi terbaik dalam kondisi darurat.

“Pengiriman LPG melalui jalur laut dengan kapal Ro-Ro telah tiba di Banda Aceh. Saat ini, kami terus mengatur distribusi lanjutan agar pasokan dapat menyesuaikan dengan tingkat permintaan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus berupaya maksimal mempercepat pemulihan pasokan energi di Aceh.

Imbauan untuk Masyarakat

Di akhir pernyataannya, Roberth mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga meminta masyarakat menghindari praktik panic buying dan penjualan LPG dengan harga tidak wajar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas kebenarannya. Jangan melakukan pembelian berlebihan dan jangan memanfaatkan situasi dengan menjual LPG di atas harga yang ditetapkan,” tegasnya.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga pasokan energi nasional, termasuk di wilayah terdampak bencana, demi mendukung aktivitas dan pemulihan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *