DuniaSosial

Kolombia Berduka: Pesawat Satena Jatuh di Pegunungan

Duniakreasi.id — Bogotá, Kolombia – Tragedi menimpa Kolombia pada Rabu, 28 Januari 2026, ketika pesawat Satena jatuh di pegunungan Norte de Santander. Semua penumpang dan awak, termasuk seorang anggota DPR Kolombia, meninggal dunia. Anggota DPR itu dikenal luas sebagai advokat hak asasi dan rekonsiliasi nasional.

Pesawat SATENA Flight 8849, model Beechcraft 1900D, melayani rute Cúcuta-Ocaña, dua kota yang dipisahkan medan pegunungan sulit. Penerbangan biasanya berlangsung kurang dari 30 menit.


Detik-Detik Menuju Tragedi

Pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Camilo Daza pukul 11:42 waktu setempat. Namun, kurang dari 12 menit kemudian, pesawat hilang kontak radio saat berada di atas kawasan pegunungan yang berawan. Karena itu, tim pengawas lalu lintas udara segera memulai pencarian.

Kabut tebal dan akses yang sulit memperlambat tim SAR. Akhirnya, puing pesawat ditemukan di daerah Curasica, Playa de Belén. Tim SAR memastikan tidak ada korban yang selamat.


Korban Kecelakaan

Semua 15 orang di pesawat13 penumpang dan dua awak—tewas. Korban penting termasuk:

  • Diógenes Quintero, 36 tahun, anggota DPR yang mewakili komunitas Catatumbo dan dikenal sebagai advokat hak asasi manusia.
  • Carlos Salcedo, tokoh masyarakat yang mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif berikutnya.

Selain itu, penumpang lain adalah warga sipil dan tim pendukung. Pemerintah masih memverifikasi identitas semua korban.


Penyelidikan Sebab Kecelakaan

Otoritas Kolombia belum merilis penyebab resmi. Tim investigasi meneliti beberapa faktor utama:

  • Cuaca buruk, termasuk kabut tebal dan angin kuat di pegunungan.
  • Medan sulit, yang membatasi pendekatan visual dan radar.
  • Performa pesawat, meski catatan awal menunjukkan tidak ada kerusakan sebelum lepas landas.

Para penyelidik mengumpulkan data dari flight data recorder dan cockpit voice recorder untuk menentukan menit-menit terakhir penerbangan. Selain itu, mereka memeriksa catatan pemeliharaan pesawat.


Respons Pemerintah

Presiden Gustavo Petro menyampaikan duka cita dan belasungkawa kepada keluarga korban. Pemerintah menyediakan dukungan psikososial dan bantuan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan.

Tokoh politik, pemimpin masyarakat, dan organisasi sipil menyatakan kesedihan mereka. Media dan parlemen menyoroti keselamatan penerbangan domestik, terutama rute yang melintasi pegunungan. Selain itu, pemerintah menegaskan akan meningkatkan pengawasan terhadap penerbangan domestik rute terpencil.


Dampak Jangka Panjang

Kematian Diógenes Quintero menciptakan kekosongan suara di DPR, terutama bagi komunitas yang terdampak konflik. Tragedi ini juga menyoroti pentingnya evaluasi keselamatan bagi penerbangan domestik di rute terpencil.

Selain itu, masyarakat dan pemangku kepentingan menuntut transparansi lebih lanjut dari maskapai dan otoritas penerbangan.


Kesimpulan

Kecelakaan Satena Flight 8849 menewaskan semua penumpang, termasuk anggota DPR Kolombia. Investigasi berlangsung untuk menentukan penyebab pasti. Cuaca ekstrem dan medan pegunungan kemungkinan besar menjadi faktor utama. Pemerintah berkomitmen mendukung keluarga korban dan meninjau standar keselamatan penerbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *