Ledakan Masjid di Maiduguri Nigeria Tewaskan 7 Orang
Duniakreasi.id — Maiduguri — Sebuah ledakan hebat mengguncang masjid di kota Maiduguri, ibu kota negara bagian Borno, Nigeria timur laut, pada Rabu petang. Insiden ini merenggut nyawa sedikitnya tujuh jamaah yang sedang menjalankan salat Magrib. Peristiwa tersebut memicu kepanikan dan pengamanan ketat di sekitar lokasi.
Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan pasar Gamboru, salah satu pusat aktivitas warga Maiduguri. Saat kejadian, ratusan jamaah berada di dalam masjid untuk beribadah. Dentuman keras terdengar hingga radius ratusan meter dan menghentikan aktivitas pasar seketika.
Tak lama setelah ledakan, warga berlarian menyelamatkan diri. Beberapa jamaah terlihat mengangkat korban yang terluka ke luar bangunan masjid. Asap tebal sempat menyelimuti lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian di Waktu Salat
Menurut keterangan saksi mata, ledakan terjadi beberapa menit setelah salat dimulai. Jamaah tengah melaksanakan rakaat pertama ketika suara dentuman menghantam bagian tengah masjid. Puing bangunan dan serpihan langsung beterbangan.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi menyebut suara ledakan sangat keras. Guncangan terasa kuat dan membuat jamaah panik. Banyak orang berteriak meminta pertolongan di tengah kekacauan.
Petugas keamanan tiba dalam waktu singkat. Tim relawan kemudian membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Ambulans terlihat keluar masuk area pasar hingga malam hari.
Korban Jiwa dan Penanganan Medis
Pemimpin milisi anti-jihadis setempat, Babakura Kolo, memastikan tujuh orang tewas di lokasi. Beberapa korban lain mengalami luka berat akibat serpihan dan reruntuhan bangunan masjid.
Di sisi lain, tenaga medis di Maiduguri melaporkan lonjakan pasien setelah insiden tersebut. Sejumlah korban masih menjalani perawatan intensif hingga Kamis pagi. Kondisi mereka terus dipantau oleh tim dokter.
Hingga kini, aparat belum mengumumkan jumlah resmi korban luka. Polisi menyebut proses identifikasi masih berlangsung.
Penyelidikan Polisi dan Dugaan Bom

Aparat kepolisian negara bagian Borno segera menutup area sekitar masjid. Tim penjinak bom dan penyidik forensik dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan mengumpulkan bukti.
Juru bicara kepolisian Borno, Nahum Daso, menyatakan bahwa penyelidikan masih berjalan. Polisi menduga ledakan berasal dari bahan peledak rakitan. Namun, pihaknya belum menetapkan pelaku maupun motif serangan.
Sampai saat ini, tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab. Meski begitu, aparat mencurigai keterlibatan jaringan ekstremis yang masih aktif di wilayah tersebut.
Maiduguri dan Latar Belakang Konflik
Kota Maiduguri dikenal sebagai episentrum konflik di Nigeria timur laut. Selama lebih dari satu dekade, wilayah ini menjadi sasaran serangan kelompok Boko Haram dan afiliasinya.
Meski operasi militer berhasil menekan kekuatan kelompok tersebut, ancaman belum sepenuhnya hilang. Serangan sporadis masih kerap terjadi, terutama di pusat keramaian dan tempat ibadah.
Serangan terhadap masjid ini mempertegas kerentanan fasilitas publik. Warga menilai pengamanan perlu diperketat, khususnya saat waktu ibadah.
Reaksi Warga dan Situasi Pasca-Ledakan
Warga sekitar pasar Gamboru mengaku trauma akibat kejadian tersebut. Aktivitas perdagangan terhenti dan banyak kios tutup lebih awal. Situasi mencekam terasa hingga malam hari.
Sejumlah pedagang menyebut kepanikan terjadi dalam hitungan detik. Mereka langsung berlarian menjauh dari lokasi ledakan. Beberapa warga membantu korban sebelum petugas datang.
Untuk mengantisipasi gangguan lanjutan, aparat meningkatkan patroli. Polisi juga mengimbau masyarakat tetap waspada.
Respons Pemerintah Daerah
Pemerintah negara bagian Borno menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Pejabat setempat berjanji memperkuat pengamanan di masjid dan pusat aktivitas publik.
Selain itu, pemerintah meminta warga tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Aparat menegaskan stabilitas keamanan menjadi prioritas utama.
Koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat terus berlangsung. Langkah ini diharapkan dapat mencegah insiden serupa.
Dampak Sosial dan Perhatian Internasional
Serangan ini meninggalkan dampak psikologis bagi masyarakat Maiduguri. Masjid yang selama ini menjadi tempat aman kini berubah menjadi lokasi tragedi.
Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional menyoroti kejadian ini. Mereka mendesak penyelidikan cepat dan perlindungan lebih besar bagi warga sipil di wilayah konflik.
Pengamat menilai pendekatan jangka panjang diperlukan untuk mengatasi ekstremisme. Upaya keamanan saja dinilai belum cukup.
Kesimpulan
Ledakan masjid di Maiduguri yang menewaskan tujuh orang kembali menegaskan tantangan keamanan di Nigeria timur laut. Ancaman kekerasan masih membayangi meski situasi relatif membaik.
Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serangan. Pemerintah diharapkan mampu menjamin keselamatan masyarakat.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dan tempat ibadah.
