DuniaFinansialNasionalSosial

Prabowo Soroti Capaian Ekonomi Indonesia di WEF Davos 2026

Duniakreasi.id — Davos, Swiss — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi sorotan utama dalam sesi special address di World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss. Dalam pidatonya, ia memaparkan capaian ekonomi Indonesia serta strategi besar pemerintah untuk menghadapi tantangan global sekaligus menarik investasi asing.

Prabowo berbicara di hadapan para pemimpin dunia, pengusaha global, akademisi, dan delegasi internasional lainnya. Ia menyampaikan data-data terkini tentang kondisi ekonomi Indonesia serta menegaskan arah kebijakan negara ke depan dengan optimisme tinggi.

Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia selama dekade terakhir tetap stabil di atas 5 persen per tahun. Ia menunjukkan angka-angka tersebut sebagai bukti ketangguhan ekonomi nasional di tengah kondisi global yang penuh tantangan, termasuk tekanan inflasi dan ketidakpastian pasar internasional.

Laju inflasi Indonesia tetap terkendali di kisaran 2–3 persen, sementara defisit anggaran dipertahankan di bawah tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan fiskal ini menunjukkan disiplin anggaran yang konsisten dan pengelolaan ekonomi yang berhati-hati.

Prabowo menyatakan kepada peserta WEF bahwa lembaga-lembaga internasional tidak memuji Indonesia semata karena sentimen positif, melainkan karena data serta bukti yang kuat tentang stabilitas ekonomi dan efektivitas kebijakan pemerintah.

Kebijakan Terkalibrasi dan Langkah Strategis Pemerintah

Presiden menjelaskan bahwa Indonesia menerapkan kebijakan ekonomi yang terukur dan berdasarkan data. Ia mengatakan bahwa perencanaan yang baik menjadi basis bagi daya tahan ekonomi nasional. “Kebijakan kami terus dikalibrasi secara hati-hati,” ujar Prabowo kepada forum.

Ia juga menyampaikan bahwa stabilitas politik dan sosial di Indonesia menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan kebijakan ekonomi tersebut. Prabowo menggarisbawahi bahwa pilihan Indonesia untuk selalu mengutamakan persatuan, kolaborasi, dan kerja sama menjadi kekuatan fundamental dalam menjaga momentum pertumbuhan.

Program Prioritas: Pendidikan dan SDM Unggul

Selain data makroekonomi, Prabowo menyoroti investasi besar yang dilakukan pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Ia menyinggung program modernisasi pendidikan yang mencakup perbaikan ribuan sekolah dan digitalisasi sistem pembelajaran di seluruh Indonesia.

Program ini menurutnya bertujuan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan serta mempersempit kesenjangan teknologi antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil.

Investasi dalam SDM diposisikan sebagai strategi jangka panjang agar Indonesia dapat bersaing lebih kuat di panggung global sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja asing.

Program Makan Bergizi Gratis: Dari Sosial ke Ekonomi

Prabowo juga menonjolkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pilar baru strategi ekonomi dan sosial Indonesia. Ia mengatakan bahwa program ini tidak hanya menyelesaikan masalah gizi anak, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi lokal.

Menurut data pemerintah yang disampaikan dalam pidato tersebut, MBG telah menjangkau jutaan anak dan ibu hamil di berbagai wilayah. Program ini turut melibatkan ribuan usaha kecil dan menengah dalam rantai pasoknya, sehingga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi domestik.

Prabowo bahkan menyebut bahwa produksi makanan bergizi yang terencana baik di Indonesia akan melampaui jumlah produksi restoran cepat saji terkenal seperti McDonald’s dalam beberapa tahun mendatang, sebagai simbol efektivitas program pemerintah.

Integrasi Perdagangan Global dan Kebijakan Ekonomi Luar Negeri

Dalam forum tersebut, Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak takut terhadap integrasi ekonomi global. Ia menggarisbawahi pentingnya kerja sama perdagangan yang adil dan saling menguntungkan.

Indonesia telah menandatangani berbagai perjanjian perdagangan bebas dan kemitraan ekonomi komprehensif dengan blok ekonomi besar seperti Uni Eropa dan Kanada. Ia juga menyampaikan harapan untuk memperluas kerja sama bilateral lain seperti dengan Inggris dan negara anggota ASEAN.

Prabowo melihat perdagangan internasional bukan sebagai ancaman bagi kedaulatan, tetapi sebagai alat untuk mempercepat pertumbuhan dan memperluas pasar produk Indonesia.

Dukungan dari Lembaga Internasional

Pidato Prabowo memperoleh respons positif dari sejumlah lembaga internasional. International Monetary Fund (IMF) dalam laporan terbarunya menyebut ekonomi Indonesia sebagai “bright spot” atau sorotan positif global karena pertumbuhan stabilnya, kontrol inflasi yang baik, serta manajemen fiskal yang bertanggung jawab.

Pernyataan IMF ini menjadi penguat klaim pemerintah Indonesia bahwa strategi mereka tidak hanya berhasil secara lokal, tetapi diakui oleh komunitas ekonomi global sebagai contoh ketahanan dalam menghadapi tekanan global.

Momentum Strategis bagi Investasi dan Pembangunan Nasional

Partisipasi Indonesia dalam WEF Davos 2026 dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat citra ekonomi nasional sekaligus menarik investor global. Pemerintah Indonesia, melalui Paviliun Indonesia, aktif melakukan dialog, presentasi, dan promosi strategi ekonomi jangka panjang kepada sektor swasta internasional.

Selain itu, acara ini memberi ruang bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan dalam mengadopsi teknologi baru, memperkuat ekosistem digital, serta menarik investasi di sektor energi hijau dan infrastruktur.

Kesimpulan: Indonesia Tampilkan Ekonomi Tangguh & Arah Kebijakan yang Jelas

Pidato Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 memperlihatkan Indonesia sebagai ekonomi yang mampu tumbuh stabil meskipun global penuh tantangan. Stabilitas makro, kebijakan terukur, serta investasi pada SDM menjadi inti narasi yang disampaikan kepada dunia.

Ke depan, Indonesia diyakini akan terus menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan serta memperkuat peran globalnya. Di tengah persaingan global yang ketat, fokus pada kolaborasi dan pembangunan dalam negeri menjadi strategi utama untuk mencapai tujuan pembangunan jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *