Surabaya Sambut Natal 2025 dengan Tren Pohon Natal Warna Pink: Kreativitas Lokal Menjadi Sorotan
duniakreasi.id – SURABAYA, JAWA TIMUR – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Surabaya menghadirkan tren pohon Natal warna pink Surabaya 2025 yang menarik perhatian warga dan wisatawan. Tren ini tidak hanya memberikan nuansa dekoratif baru, tetapi juga menunjukkan kreativitas masyarakat dan pelaku usaha lokal dalam menyambut musim liburan.
Sejak awal Desember 2025, titik-titik strategis di Kota Pahlawan sudah dipenuhi dekorasi khas Natal, mulai dari lampu warna-warni hingga instalasi pohon Natal beragam ukuran. Pemerintah Kota Surabaya bersama pelaku usaha lokal aktif memasang ornamen Natal sebagai wujud komitmen memperkuat toleransi dan kebersamaan antar komunitas di kota ini.
Sentosa Florist: Kreator Tren Pohon Natal Pink
Salah satu contoh inovasi dekorasi terlihat di Sentosa Florist, toko dekorasi musiman terbesar di Pasar Atom Mall. Toko ini menghadirkan pohon Natal warna pink lembut yang langsung menjadi favorit warga Surabaya.
Pemilik toko, Saujani, menyatakan bahwa pemilihan warna pink tidak hanya untuk estetika, tetapi juga sebagai strategi menghadirkan suasana Natal yang hangat dan kreatif. “Pohon Natal tidak harus selalu merah, hijau, atau emas. Warna pink menghadirkan nuansa ceria sekaligus modern,” jelas Saujani.
“Pohon cemara untuk Natal memiliki beragam bentuk dan ukuran. Fokus utama tetap pada penempatan ornamen seperti bintang Betlehem di atas pohon sebagai simbol cahaya dan harapan. Warna pink kini muncul sebagai pilihan baru yang jarang terlihat, namun berhasil memberikan nuansa berbeda yang tetap sakral dan penuh makna,” tambahnya.
Saujani menekankan bahwa kreativitas pemilik rumah menjadi kunci desain pohon Natal, sehingga masyarakat bebas menyesuaikan gaya dekorasi dengan preferensi pribadi maupun estetika hunian masing-masing.
Pesanan dari Berbagai Daerah
Tren pohon Natal warna pink di Surabaya tidak hanya diminati warga lokal, tetapi juga konsumen dari luar pulau. Sejak September 2025, Sentosa Florist menerima pesanan dari Papua, Ambon, dan beberapa daerah lain. Pengiriman via laut menjadi solusi logistik terbaik karena ukuran dan volume ornamen yang bervariasi.
“Saya memperkirakan permintaan tinggi karena masyarakat ingin sesuatu yang unik dan berbeda untuk Natal kali ini. Media sosial juga turut mendorong tren ornamen pink,” kata Saujani.
Tren warna pink ini diyakini akan terus berkembang, karena masyarakat ingin mengekspresikan diri melalui dekorasi rumah saat musim liburan. Fleksibilitas ini memungkinkan eksplorasi mulai dari gaya klasik hingga modern minimalis.
Dekorasi Natal di Ruang Publik Surabaya
Selain inisiatif pelaku bisnis, Pemerintah Kota Surabaya memamerkan dekorasi Natal di ruang publik, termasuk Balai Kota Surabaya, Jalan Panglima Sudirman, Balai Pemuda, dan kawasan Tunjungan. Instalasi ini dilengkapi ribuan lampu LED warna-warni, menciptakan suasana Instagram-able yang ramai dikunjungi warga dan wisatawan.
Warga memanfaatkan area ini untuk berfoto dan menikmati suasana hangat akhir tahun. Banyak keluarga bahkan berjalan santai sambil menikmati dekorasi yang kreatif dan memikat.
Makna Tren Dekorasi di Surabaya
Fenomena pohon Natal warna pink di Surabaya mencerminkan pergeseran tren dekorasi global yang menyentuh ranah lokal. Warna non-tradisional ini populer di kalangan generasi muda yang ingin membawa nuansa baru pada tradisi tahunan.
Penggunaan dekorasi warna-warni di ruang publik juga menunjukkan komitmen kota memperkuat nilai keberagaman dan merayakan semua tradisi keagamaan secara inklusif. Hal ini sejalan dengan misi Pemkot Surabaya dalam memperkuat citra kota yang menghargai pluralisme budaya.
Persiapan dan Ritme Bisnis Musiman
Menurut Saujani, periode Natal merupakan bagian dari ritme bisnis musiman yang stabil. Aktivitas penjualan meningkat sejak Oktober dan mencapai puncak awal Desember. Setelah Natal, fokus penjualan bergeser ke tema dekorasi lain, seperti Imlek 2026.
Transisi ini menunjukkan strategi adaptif pelaku usaha dalam menangkap permintaan musiman sekaligus menjaga keberlangsungan usaha sepanjang tahun. Penjualan ornamen kreatif, termasuk pohon warna pink, menjadi kunci menarik pembeli dari berbagai segmen pasar.
Tantangan dan Peluang
Meski tren ini menarik, beberapa pelaku usaha mencatat tantangan logistik dan stok ornamen. Ketersediaan bahan dan permintaan yang meningkat memerlukan penguatan rantai pasokan.
Di sisi lain, tren warna pink membuka peluang bagi pebisnis lokal untuk mengeksplorasi produk lebih inovatif sesuai preferensi konsumen yang cepat berubah. Kolaborasi kreativitas pelaku usaha lokal dan dukungan pemerintah kota diprediksi memperluas daya tarik Surabaya sebagai destinasi liburan yang penuh warna dan inovasi.

