Barack Obama Umumkan Daftar Musik Favorit 2025: BLACKPINK hingga Lady Gaga Masuk Pilihan
duniakreasi.id –Jakarta, 19 Desember 2025 — Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, kembali menarik perhatian publik global setelah membagikan daftar musik favoritnya sepanjang 2025. Dalam daftar tersebut, Obama memasukkan deretan nama besar industri musik dunia, mulai dari BLACKPINK, Lady Gaga, Drake, hingga sejumlah musisi lintas genre yang mewarnai perjalanan musiknya selama setahun terakhir.
Tradisi ini bukan hal baru. Sejak masih menjabat sebagai presiden hingga setelah meninggalkan Gedung Putih, Obama secara konsisten membagikan rekomendasi musik, film, dan buku setiap akhir tahun. Daftar tersebut selalu mendapat respons luas karena mencerminkan selera budaya seorang tokoh berpengaruh dunia sekaligus memberi dampak nyata pada industri hiburan global.
Tradisi Tahunan yang Menjadi Sorotan Dunia
Obama menjadikan daftar favorit tahunannya sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seni dan kreativitas. Ia menyusun playlist ini berdasarkan lagu-lagu yang paling sering ia dengarkan dan yang meninggalkan kesan kuat secara emosional maupun artistik.
Melalui unggahan resminya, Obama menyampaikan harapan agar daftar tersebut dapat menjadi referensi hiburan sekaligus sarana menemukan musik baru. Ia juga mengajak publik untuk saling berbagi rekomendasi dan mendukung para musisi dari berbagai latar belakang.
Konsistensi Obama dalam membagikan daftar ini menjadikannya agenda budaya yang selalu dinantikan menjelang akhir tahun.
BLACKPINK dan Lady Gaga Jadi Sorotan
Salah satu kejutan terbesar dalam daftar musik favorit 2025 adalah masuknya BLACKPINK, grup K-pop global yang terus memperluas pengaruhnya di industri musik dunia. Lagu comeback mereka pada 2025 berhasil menarik perhatian Obama dan menunjukkan bahwa musik K-pop telah menjadi bagian dari arus utama global.
Sementara itu, Lady Gaga kembali mencuri perhatian lewat single terbarunya yang sarat energi dan eksplorasi musikal. Obama memasukkan lagu tersebut sebagai salah satu favorit karena kekuatan vokal, produksi yang matang, serta pesan artistik yang kuat.
Masuknya dua nama besar ini menegaskan bahwa Obama mengikuti perkembangan musik lintas generasi dan lintas budaya.
Hip-Hop dan R&B Tetap Mendominasi
Selain pop dan K-pop, Obama juga menaruh perhatian besar pada genre hip-hop dan R&B. Nama Drake kembali muncul dalam daftar, menandai konsistensi rapper asal Kanada tersebut dalam menghadirkan karya yang relevan dan berpengaruh.
Kolaborasi antara Kendrick Lamar dan SZA juga mendapat tempat istimewa. Lagu mereka menghadirkan perpaduan lirik reflektif dan aransemen emosional yang kuat, sesuatu yang sering menjadi ciri khas pilihan Obama dalam musik.
Genre ini terus menjadi medium penting untuk menyampaikan isu sosial, identitas, dan pengalaman personal, yang tampaknya selaras dengan ketertarikan Obama.
Ragam Genre dan Artis Alternatif
Menariknya, daftar musik favorit 2025 tidak hanya berisi nama besar. Obama juga memasukkan sejumlah musisi dari jalur independen dan alternatif. Ia memilih lagu dari genre indie, jazz modern, hingga world music, menunjukkan selera musik yang luas dan inklusif.
Beberapa lagu bernuansa jazz modern dan soul kontemporer memperkaya daftar tersebut. Obama juga memberi ruang bagi musisi yang menggabungkan unsur tradisional dengan pendekatan modern, menciptakan warna unik dalam playlist tahun ini.
Keragaman ini memperlihatkan bahwa kualitas artistik menjadi pertimbangan utama, bukan sekadar popularitas komersial.
Pengaruh Nyata terhadap Industri Musik
Setiap kali Obama merilis daftar favoritnya, dampaknya langsung terasa. Lagu dan artis yang masuk sering mengalami lonjakan jumlah pendengar di platform streaming. Media internasional pun menjadikan daftar ini sebagai referensi tren musik tahunan.
Bagi musisi yang belum terlalu dikenal, masuknya nama mereka ke dalam daftar favorit Obama dapat membuka peluang besar, mulai dari peningkatan eksposur hingga kolaborasi baru. Daftar ini secara tidak langsung berperan sebagai kurasi budaya yang berpengaruh.
Fenomena tersebut membuktikan bahwa rekomendasi personal seorang tokoh publik dapat memiliki efek ekonomi dan kultural yang signifikan.
Respons Publik dan Diskusi di Media Sosial
Seperti tahun-tahun sebelumnya, daftar musik favorit Barack Obama 2025 memicu diskusi luas di media sosial. Banyak penggemar memuji keberagaman genre dan pilihan lintas budaya yang ditampilkan.
Sebagian warganet juga memperdebatkan lagu-lagu tertentu yang dinilai kurang populer secara komersial. Namun, diskusi ini justru memperkuat nilai daftar tersebut sebagai ruang eksplorasi musik, bukan sekadar refleksi tangga lagu.
Secara umum, publik menilai daftar ini sebagai gambaran selera musik yang terbuka, modern, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Cerminan Musik Global 2025
Daftar musik favorit Barack Obama tahun 2025 mencerminkan lanskap musik global yang semakin cair dan saling terhubung. Batas antara genre, negara, dan budaya kian memudar, digantikan oleh kolaborasi dan eksperimen musikal.
Masuknya BLACKPINK, Lady Gaga, Drake, hingga musisi alternatif menunjukkan bahwa musik berkualitas dapat datang dari mana saja. Obama berhasil merangkum dinamika tersebut dalam satu daftar yang kaya warna dan makna.
Bagi pendengar, playlist ini dapat menjadi pintu masuk untuk menjelajahi musik terbaik sepanjang tahun 2025.
Kesimpulan
Melalui daftar musik favorit 2025, Barack Obama kembali menegaskan perannya sebagai kurator budaya yang berpengaruh. Pilihan lagu yang beragam, aktif, dan lintas genre menunjukkan bahwa musik tetap menjadi bahasa universal yang menyatukan berbagai latar belakang.
Daftar ini tidak hanya mencerminkan selera pribadi Obama, tetapi juga menggambarkan perkembangan industri musik global yang terus bergerak maju. Bagi penikmat musik, rekomendasi ini layak dijadikan referensi untuk menutup tahun dengan pengalaman audio yang berkesan.

